Daun - daun kering jatuh bertaburan menghantam tubuhnya . . .
deru angin dan guyur hujan tak mampu membujuknya untuk beranjak
Ia berdiri semenjak pekikan tangis kelahiran sang mentari terdengar menyeru bumi ,
hingga lembut belaian cahaya rembulan mendekapnya mesra .. .
Matanya lurus jauh menatap kedeapan menyaksikan ribuan lembar kehidupan yang telah dilewatinya. . .
air mata tumpah menyirami kemarau pipinya . . .
Raut wajahnya tergambar goresan - goresan penyesalan yang mendalam . .
hatinya lirih menahan pedih atas luka yang tergores oleh kenangan lara ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
1. Harap berkomentar sesuai dengan topik pembahasan diatas
2. Berkomentarlah dengan bijak dan tidak melanggar unsur SARA.
3. Harap maklum jika tidak semua pertanyaan sempat atau bisa dijawab.
--- Terimakasih telah berkunjung dan berkomentar :-).