SYAHRIANI ARIFIN

Kemarin dan esok adalah hari ini.

Responsive Ads Here

Minggu, 23 Maret 2014

Menatap Wajah Penyesalan



Daun - daun kering jatuh bertaburan menghantam tubuhnya . . .
deru angin dan guyur hujan tak mampu membujuknya untuk beranjak 
Ia berdiri semenjak pekikan tangis kelahiran sang mentari terdengar  menyeru bumi  ,
hingga lembut belaian cahaya rembulan mendekapnya mesra .. .
Matanya lurus jauh menatap kedeapan menyaksikan ribuan lembar  kehidupan yang telah dilewatinya. . .
air mata tumpah menyirami kemarau pipinya . . .
Raut wajahnya tergambar goresan - goresan penyesalan yang mendalam . .
hatinya lirih menahan pedih atas luka yang tergores oleh kenangan lara ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1. Harap berkomentar sesuai dengan topik pembahasan diatas
2. Berkomentarlah dengan bijak dan tidak melanggar unsur SARA.
3. Harap maklum jika tidak semua pertanyaan sempat atau bisa dijawab.
--- Terimakasih telah berkunjung dan berkomentar :-).