BEST
PRACTICE
MENINGKATKAN
MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PPKN DENGAN MATERI INTEGRASI
NASIONAL BAGI BANGSA INDONESIA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING
(PBL) PADA KELAS X SMAN 1 TAMIANG LAYANG
DIBUAT
OLEH :
NAMA :
SYAHRIANI, S.Pd
NO
PESERTA : 201699751393
KELAS :
Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan (PPKn)
LPTK : UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
MAHASISWA
PPG DALAM JABATAN
KATEGORI
1 GELOMBANG 2
TAHUN
2022
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan,
Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait Pengalaman
Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran
|
Lokasi |
SMA
Negeri 1 Tamiang Layang |
|
Lingkup Pendidikan |
Mapel
PPKn jenjang SMA Kelas X |
|
Tujuan yang ingin dicapai |
Meningkatkan
motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn dengan materi Integrasi
Nasional Bagi Bangsa Indonesia melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) Kelas X Pada SMAN 1 Tamiang Layang |
|
Penulis |
SYAHRIANI,
S.Pd |
|
Tanggal |
19
Januari 2023 |
|
Situasi:
Kondisi yang menjadi latar
belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang
menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini. |
Kondisi
yang menjadi latar belakang masalah adalah rendahnya motivasi belajar peserta
didik terhadap mata pelajaran PPKn. Hal ini dapat dilihat saat peserta didik
mengikuti proses pembelajaran. 1. Pada saat dilakukan apersepsi terhadap materi
sebelumnya, sebagian besar peserta didik sudah lupa terhadap materi yang
telah di pelajari pada pertemuan sebelumnya. 2. Peserta didik tidak memperhatikan saat guru menjelaskan
sehingga sering tidak mengerti ketika diminta mengerjakan tugas. 3. Peserta didik masih jarang menyampaikan pendapatnya
ketika sedang diskusi dan pada saat presentasi. 4. Peserta didik kurang fokus pada saat proses
pembelajaran karena pembelajaran
didominasi ceramah tanpa melibatkan media inovatif dan interaktif yang
mengundang minat peserta didik untuk mengikuti pembelajaran 5. Proses pembelajaran yang masih belum memuat unsur
TPACK dan HOTS sehingga belum maksimal dalam melatih siswa untuk berpikir
kritis. Praktik
pembelajaran ini sangat penting untuk dibagikan karena : 1. Sebagian besar guru mengalami permasalahan sama
seperti yang saya hadapi saat ini 2. Praktik pembelajaran ini memotivasi saya untuk
mendesain pembelajaran yang kreatif, inovatif dan berpusat pada peserta didik
3. Diharapkan praktik pembelajaran ini juga bisa
menjadi inspirasi bagi rekan guru yang lain Peran
saya sebagai guru mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan proses
pembelajaran ini secara efektif dengan menggunakan metode, model, dan media
pembelajaran inovatif yang tepat dan terintegrasi dengan TPACK, sehingga
tujuan pembelajaran peserta didik bisa tercapai. |
|
Tantangan
: Apa saja yang menjadi
tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat, |
Dari analisis hasil kajian
literatur, wawancara guru, kepala sekolah dan pakar, tantangan yang terjadi antara lain : 1.
Peserta
didik masih terbiasa dengan pola pembelajaran konvensional, sehingga guru
harus aktif untuk memberikan stimulasi untuk mengajak siswa berpikir kritis. 2.
Pada
saat pelaksanaan terjadi beberapa kendala, diantaranya kameramen yang sudah
disiapkan berhalangan sehingga harus mencari kameramen pengganti yang mana
minim waktu untuk persiapan. 3.
Terbatasnya
sarana pendukung pembelajaran yang kreatif dan inovatif, seperti jumlah
Proyektor yang masih belum sesuai dengan kebutuhan di sekolah. Sehingga
akhirnya penggunaan peralatan tersebut harus bergantian. 4.
Siswa
masih belum terbiasa menggunakan gadget sebagai media pembelajaran. Siswa
cenderung menggunakan gadget hanya sebagai alat untuk bermain sosial media
dan bermain game saja. 5. Kondisi fisik siswa yang sudah lelah, terlebih ketika
pembelajaran di siang/sore hari. Sehingga diperlukan strategi tertentu agar
siswa menjadi semangat kembali. Selama proses pelaksanaan kegiatan ini melibatkan
beberapa diantaranya: 1. Kepala Sekolah 2. Rekan Sejawat 3. Tenaga Kependidikan 4. Peserta Didik |
|
Aksi
: Langkah-langkah apa yang
dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/
bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau
materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini |
Berdasarkan
tantangan yang dihadapi diatas, maka aksi yang dilakukan untuk meningkatkan
motivasi belajar peserta didik adalah sebagai berikut. 1. Merencanakan pembelajaran dengan baik, melalui
pemilihan model, dan menggunakan media pembelajaran yang bervariatif. 2. Problem based learning (PBL) merupakan salah satu
model yang dapat digunakan agar pembelajaran lebih terfokus pada peserta
didik sekaligus melatih siswa berpikir kritis. 3. Membuat media pembelajaran menggunakan powerpoint
yang di desain menarik dengan memasukan animasi dan gambar yang memudahkan
siswa untuk memahami materi yang disampaikan. 4. Mendesain Edu Game melalui platform Kahoot, sehingga
meningkatkan minat kompetisi siswa sekaligus merangsang siswa untuk
menggunakan gadget sebagai media pembelajaran. 5. Melakukan evaluasi pembelajaran menggunakan LMS
moodle agar lebih bervariatif. |
|
Refleksi
Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi
dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak
efektif? Mengapa? Bagaimana respon
orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor
keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa
pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut |
Dampak dari penerapan media
pembelajaran inovatif yang diintegrasikan dengan TPACK, dengan metode
saintific dan model Problem Based Learning (PBL) sangat efektif dan peserta
didik lebih bersemangat mengikuti pembelajaran. Pada saat pembelajaran
berlangsung peserta didik diajak untuk menyimak tayangan berupa video melalui
slide PPT sebagai media interaktif. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok
yang terdiri dari 4-5 orang, kemudian tiap kelompok mempresentasikan hasil
diskusi dan menjawab pertanyaan dari guru dan kelompok lainnya. Penerapan
model Problem Based Learning lebih efektif dibandingkan pembelajaran
konvensional hal ini ditunjukkan dengan hasil observasi secara langsung oleg
guru antara lain 1.
Peserta didik mudah
memahami materi yang disampaikan karena melibatkan media interaktif 2.
Peserta didik
mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab 3.
Peserta didik terlibat
aktif dalam diskusi kelompok 4.
Peserta didik mendapatkan
pengalaman pembelajaran berharga 5.
Peserta didik mampu membuat laporan dan
mengkomunikasikan hasil laporan di depan kelas dengan bahasa yang baik dan
sopan Hasil Belajar yang diperoleh
adalah 1.
Peserta didik
mendapatkan nilai sangat baik 2.
Semua peserta didik
mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dilihat dari peserta didik mampu
mengerjakan tugas mandiri yaitu menjawab LKPD dan tugas kelompok sesuai
petunjuk yang telah ditentukan.
3.
Peserta didik
memecahkan permasalahan dalam diskusi kelompok dan masing-masing peserta
didik mendapatkan tugas untuk diselesaikan. 4.
Peserta didik mampu
menyajikan hasil berdasarkan masalah yang dianalisis bersama kelompok 5.
Peserta didik bersama
guru membuat kesimpulan hasil belajar. Manfaat yang didapatkan setelah
mengikuti proses pembelajaran adalah motivasi dan hasil belajar peserta didik
semakin meningkat. Guru harus mampu menciptakan
suasana pembelajaran yang bermakna, menyenangkan sesuai pembelajaran abad 21
dengan menerapkan media variatif sesuai gaya belajar peserta didik dan
diintegrasikan dengan TPACK
sekarang ini penggunaan teknologi
dalam dunia pendidikan sudah menjadi suatu keharusan seperti penggunaan media
interaktif dan inovatif dan tentunya perlu mendapat dukungan dari berbagai
pihak dan stakeholder
terkait, terutama
pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan saat ini. Keberhasilan pembelajaran ini
sangat ditentukan pada kemampuan seorang guru dalam menguasai materi
pelajaran, mampu menerapkan model, metode, media pembelajaran dan langkah-langkah sesuai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
yang sudah dibuat. Guru harus kretaif dan inovatif dalam mempersiapkan
pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan agar peserta didik lebih
bersemangat mengikuti pembelajaran dan mendapatkan hasil belajar yang lebih
baik. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
1. Harap berkomentar sesuai dengan topik pembahasan diatas
2. Berkomentarlah dengan bijak dan tidak melanggar unsur SARA.
3. Harap maklum jika tidak semua pertanyaan sempat atau bisa dijawab.
--- Terimakasih telah berkunjung dan berkomentar :-).